Selasa, 01 Mei 2012

Justin Bieber Menyatakan Rasa Cintanya Pada Indonesia


Justin Bieber akhirnya mentweet tentang Indonesia setelah sebelumnya memancing kemarahan orang-orang di negeri ini dengan menyebut Indonesia sebagai "negara antah berantah".
Seperti yang diberitakan Telegraph, Justin Bieber mentweet tentang rasa cintanya pada Indonesia.
"Satu rumor yang tidak aku suka adalah ucapan yang tidak benar. Aku memahamimu Indonesia. Aku cinta kamu. Aku cinta seluruh penggemarku," ungkap Justin Bieber lewat akun Twitter resminya @justinbieber pada Senin (30/4).
Para penggemar di Tanah Air sempat terpancing amarahnya saat tahu bagaimana cara Justin Bieber menyebut Indonesia, negara yang memiliki 240 juta penduduk dengan pengguna Facebook terbesar ketiga di dunia dan pengguna Twitter terbesar kelima.
Sebuah tabloid di Inggris mengutip ucapan yang dilontarkan penyanyi berusia 18 tahun itu, "Saat itu aku berada di negeri antah berantah," saat dirinya menjelaskan tempat dia merekam karya terbarunya.
Sang manajer Scott 'Scooter' Braun kemudian menyela dan memberitahu Justin Bieber bahwa saat itu dirinya rekaman di Indonesia, seperti yang dilaporkan Daily.
Kiss FM, salah satu stasiun radio di Indonesia, bahkan menunjukkan aksi protes atas ucapan Justin Bieber dengan tidak memutarkan lagu-lagu dari pelantun tembang "Baby" itu.
"Negara kami memiliki nama, kami bukanlah sekadar negeri antah berantah jadi jelas kami tidak terima. Ucapan Justin Bieber sangat tidak sopan," manager radio Kiss FM Beldi Dimardi menyatakan sikapnya pada AFP.
"Beberapa penggemar sangat marah hingga mereka meng-unfollow atau memblok akun Justin Bieber. Kami menghargai Justin telah menyatakan rasa cinta pada Indonesia di salah satu tweetnya, tapi kami masih berharap dia minta maaf."
Penyanyi Syahrini pun menuntut agar Justin Bieber meminta maaf, seperti yang dilaporkan Tribunnews.
"Masyarakat Indonesia bagian mana yang mau direndahkan? Saya cinta Indonesia. Marilah buat citra yang baik untuk Indonesia tercinta," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar